Produser Berharap Film Act of Killing Diputar di Indonesia

Angpao888-nonton-film-jagal-615
foto : Para korban 65 yang sedang menonton film The Act of Killing (Jagal) | Tribun Medan/Liston Damanik

TOKYO - Entertainment.Angpao888.com : Produser Film Act of Killing Joshua Oppenheimer tetap berharap filmnya dapat diputar di Indonesia.

Berikut wawancara khusus Tribunnews.com dengan Joshua Oppenheimer:

1. Masih berharap film Anda bisa diputar di Indonesia?

Sejauh ini memang tidak ada larangan resmi dari pemerintah untuk film Jagal/The Act of Killing ditonton di Indonesia. Walaupun begitu, sayangnya kepentingan politik pemerintah atau beberapa golongan di dalam Lembaga Sensor Film (LSF) masih sangat terasa kuat. Sehingga kami khawatir bahwa justru akan muncul larangan mengedarkan film Jagal/The Act of Killing jika kami mendaftarkan film tersebut ke LSF. Jika LSF menolak film kami seluruhnya–seperti yang terjadi pada film Noah baru-baru ini, atau Balibo beberapa tahun yang lalu–itu berarti film kami dilarang diputar dan didistribusi dalam bentuk apapun.

Saya selalu berharap akan ada perubahan yang cukup mendasar sehingga memungkinkan film Jagal/The Act of Killing diputar untuk publik melalui jalur utama (mainstream) seperti bioskop atau televisi. Kami berharap bahwa pemerintah dan masyarakat Indonesia bisa merangkul film kami dan kenyataan sejarah yang pahit di dalamnya.

Kesediaan untuk menyadari dan mengakui babak gelap dalam sejarah ini adalah salah satu jalan menuju rekonsiliasi dan keadilan sebagaimana dicita-citakan oleh mereka yang menjunjung tinggi hak-hak azasi manusia.

Ini adalah salah satu perubahan sikap pemerintah yang mendasar yang kami harapkan terjadi–terutama untuk mengatasi persoalan HAM di Indonesia, dan bukan semata-mata untuk peredaran film kami.

Ada beberapa perubahan teknis yang memungkinkan film kami bisa beredar dengan leluasa, misalnya, jika LSF tidak lagi menjadi lembaga sensor melainkan menjadi lembaga klasifikasi film independen (rating) yang tidak lagi membawa kepentingan politik pemerintah atau penguasa. Perubahan seperti ini tentu saja memerlukan perubahan sikap pemerintah agar lebih memperlakukan masyarakat Indonesia sebagai orang dewasa yang mampu menyeleksi dan menentukan sendiri film yang hendak ditontonnya.

Jika tidak ada perubahan sikap dari pemerintah, maka apa yang bisa kami lakukan hanyalah terus berupaya membuat lebih banyak orang Indonesia untuk menonton filmnya. Kami menyediakan DVD film Jagal gratis bagi siapapun di Indonesia yang hendak mengadakan pemutaran atau diskusi film. Selain itu, kami juga menyediakan unduhan gratis di situs kami www.actofkilling.com dan menyediakan tayangan gratis film Jagal di Youtube. Pada dasarnya kami menyediakan berbagai kemudahan bagi orang Indonesia untuk bisa mendapatkan dan menyaksikan film ini melalui berbagai cara, sekaligus mempromosikan film kami lewat media sosial seperti Facebook dan Twitter.

 

Pages: 1 2