Pertunjukkan Ekstrem Master Fakir Limbad Menuai Masalah

Limbad beraksi menyabet parangnya ke perut pelawak Ramly Hiola alias Amoy | Google

Limbad beraksi menyabet parangnya ke perut pelawak Ramly Hiola alias Amoy | Google

Kotamobagu-Angpao888.com: Limbad dilaporkan ke polisi gara-gara aksi sabetan parang yang dilakukannya telah mengakibatkan pelawak Sulut Ramly Hiola alias Amoy luka memar.

Polres Bolang Mongondow segera menindaklanjuti laporan pelawak Amoy, diduga menjadi korban atas aksi ekstrem yang dilakukan Master Fakir Limbad pada malam pesta rakyat di Lapangan Kelurahan Sinindian, Sulawesi Utara, Senin (23/5/2016).

Polisi berjanji akan menindaklanjuti laporan tertanggal 25 Mei 2016 itu.

Dalam laporannya, pelawak Amoy menuturkan , kejadian bermula saat ia menjadi pemandu acara di acara hari jadi Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pada 23 Mei 2016 lalu.

Pada saat itu Limbad diundang untuk mempertunjukkan aksi ekstrem di hadapan pejabat Kota Kotamobagu dan seluruh warga di sana. Amoy saat itu dia diminta Limbad untuk terlibat aksi ekstrem tersebut. Dia dijadikan sasaran ‘kebal’ parang yang akan dipamerkan Limbad kepada penonton.

Menurut pengakuan Amoy, ia menolak ajakan itu, tetapi tetap dipaksa. Amoy kemudian ditarik ke atas panggung dan pakaiannya dibuka.

Saat itulah Limbad segera melancarkan aksinya dengan mengiris dan menghantamkan parang ke seluruh bagian tubuh Amoy, mulai dari kepala, leher, wajah, badan, hingga bagian perut.

Namun tak disangka, aksi ‘kebal’ parang tersebut mengakibatkan luka memar di bagian perut korban akibat tatakkan parang Limbad.

Pelawak Ramly Hiola alias Amoy menunjukkan bekas luka memar akibat sabetan parang Limbad | Google

Pelawak Ramly Hiola alias Amoy menunjukkan bekas luka memar akibat sabetan parang Limbad | Google

Atas kejadian tersebut Amoy langsung melaporkan Limbad ke Polres Bolang Mongondow, Sulawesi Utara.

“Untuk setiap laporan pengaduan masyarakat tetap akan kami tindak lanjuti. Tentu harus melalui penyelidikan kepolisian,” ujar Kapolres Bolang Mongondow AKBP William Simanjuntak.

Saat ini perkembangan kasus tersebut memasuki tahap pemeriksaan saksi.

Kasat Reskrim AKP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu mengaku sudah memeriksa saksi Amoy sebelum memeriksa saksi-saksi lain, seperti dikutip dari Tribun Manado, Sabtu (28/5/2016).

Ramly Hiola alias Amoy  mengaku sudah menghubungi pihak manajemen Limbad, tetapi jawabannya kurang memuaskan. (th)

 

Related News

Dibaca 265 kali

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
Read previous post:
Saipul Jamil | Google
Benarkah Saipul Jamil Mencabuli DS Anak Dibawah Umur ?

Dalam sidang lanjutan kasus dugaan pencabulan anak dengan Saipul Jamil...

Close