‘Firasat’ Miguel Panduwinata Sebelum Naik Pesawat MH17 yang Disampaikan Pada Ibunda

Keluarga-Samira-keponakan-Vina-Panduwinata-Angpao888-CNN-24072014
Keluarga Samira (CNN) | Dibaca 152

Amsterdam – Entertainment.Angpao888.com : Dua orang remaja keponakan artis Vina Panduwinata, Miguel dan Shaka menjadi korban tragedi MH17. Miguel sempat memiliki firasat sebelum terbang dan mengutarakannya pada sang ibunda yang mengantarnya.

Diberitakan CNN, Rabu (23/7/2014), Miguel dan Shaka diantar oleh ibu mereka Samira Calehr ke bandara. Seharusnya, ada saudara laki-laki mereka bernama Mika yang ikut terbang, namun dia tak mendapat tiket.

Sesaat setelah pemeriksaan paspor, Miguel sempat kembali lagi menemui ibunya dan menyampaikan rasa gugupnya terkait penerbangan tersebut.

“Dia kembali ke saya dan bilang: ‘Mama, I love you. I’m happy to see Oma, but I’m going to miss you, and what happens when the plane will crash’?”

“Setelah itu, saya bilang: ‘Come on, don’t be silly, you’ve been traveling already so many times. Everything’s going to be OK,” jawabnya.

Samira menyesal tak mendengar firasat anaknya. Dia merasa seharusnya bisa lebih memperhatikan kekhawatiran anaknya. “Seandainya saya bisa mengembalikan waktu. Saya tidak mendengarnya. Saya tidak tahu, saya tidak bisa berkata apa-apa,” ucapnya.

Saudara laki-laki Samira, Harun, kepada CNN menyebut, Mika sempat sedih, namun dia sudah bisa tabah. Dia menyebut anak-anak itu sebagai pelajar yang baik dan penuh dengan keriangan.

Miguel dan Sakha adalah keponakan artis Vina Panduwinata. Tak lama setelah peristiwa berlangsung, Vina sempat memberikan keterangan bahwa mereka terbang naik MH17 untuk bertemu keluarga di Bali dan berlibur.

“Mereka mau liburan,” ujar Vina saat ditemui di kediaman ayah Sakha dan Miguel, Jani Panduwinata,.

“Sejak empat tahun lalu mereka di sana (Amsterdam). Setelah itu sejak liburan aja baru ketemuan. Komunikasi masih bagus di sosial media, mungkin itu salah satu bagusnya sosial media ya itu silaturahmi,” tandas Vina.

Oleh Rachmadin Ismail | Detik.com